Translate

Kamis, 07 November 2013

borobudur

BOROBUDUR




Sejak pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-11. Candi Borobudur menjadi tempat peziarah umat Budha dari China, India, Tibet dan Kamboja. Candi Borobudur menjadi salah satu jejak sejarah paling penting dalam perkembangan peradaban manusia. Kemegahan dan keagungan arsitektur Candi Borobudur merupakan harta karun dunia yang mengagumkan dan tak ternilai harganya.
Borobudur terdiri dari 1460 panel relief dan 504 stupa. Namun, panel yang selama ini terlihat ternyata belum lengkap karena ada 160 panel yang sengaja ditimbun karena reliefnya dianggap vulgar. Panel-panel itu terletak di bagian paling bawah, berisi adegan Sutra Karmawibhangga (hukum sebab-akibat). Ada pula yang menyatakan bahwa penimbunan bagian bawah tersebut untuk menguatkan bagian pondasi yang sejak awal ditemukan sudah sangat rusak. Candi Borobudur dibangun selama 75 tahun di bawah pimpinan arsitek Gunadarma dengan 60.000 meter kubik batuan vulkanik dari sungai Elo dan Progo yang terletak sekitar 2 km sebelah timur candi.


Kamis, 31 Oktober 2013

Indonesia

INDONESIA

Bangsa Indonesia sendiri terdiri dari berbagai suku dan unsur kebudayaan  yang berbeda-beda tetapi tetap satu “Bhineka tunggal ika” . Kebudayaan lama atau disebut sebagai kebudayaan Indonesia asli seharusnya dilestarikan, jangan sampai kebudayaan yang sudah ada di rebut bahkan menjadi milik negara lain tetapi melestarikan bangsa sendiri harus ada niat untuk melestarikannya, Diera globalisasi ini banyak kebudayaan-kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia sehingga sedikit demi sedikit kebudayaan Indonesia tercampur dengan kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia bahkan sampai hilang dan manusia lebih memilih kebudayaan asing dari pada kebudayaannya, manusia bisa memulai dari kebudayaan daerah dan setelah itu menjadi kebudayaan nasional. Kebudayaan nasional merupakan kumpulan dari kebudayaan daerah itu sendiri. Penyatuan dari unsur-unsur budaya daerah tercermin menjadi satu kesatuan budaya nasional yang utuh. Jadi dapat dikatakan, budaya nasional adalah cerminan dari budaya daerah-daerah yang beragam. jika manusia mau melestarikan kebudayaan Indonesia banyak sarana untuk mendukung melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia.


Kekuataan Kebudayaan merupakan kekuataan suatu bangsa yang harus dilestarikan, seni dan budaya tidak dapat dipisahkan dari perangkat tata pergaulan antar bangsa, sehingga suatu bangsa akan mudah dikenali dengan budayanya tapi lambatnya pertumbuhan kreasi seni dalam seni budaya modern bukan berarti seni dan budaya bangsa tersebut masuk kategori primitif. Justru karya seni dan budaya unik suatu negara harusnya menjadi bangga dengan budaya yang mereka miliki.

Rabu, 23 Oktober 2013

EYD

EYD




            Dahulu masyarakat hanya mengenal ejaan Ejaan Republik atau lebih dikenal dengan Ejaan Soewandi. Kemudian Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1972 menerbitkan buku yang berjudul “Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan” dengan penjelasan kaidah penggunaan yang lebih luas. Kemudian pada tahun 1987, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0543a/U/1987 tentang Penyempurnaan "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan". Keputusan menteri ini menyempurnakan EYD edisi 1975. Setelah itu, pada tahun 2009, Menteri Pendidikan Nasional mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 46 Tahun 2009 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Dengan dikeluarkannya peraturan menteri ini, maka EYD edisi 1987 diganti dan dinyatakan tidak berlaku lagi

Jumat, 11 Oktober 2013

Tanda Baca

TANDA BACA


Dalam sebuah paragraph terdapat banyak sekali tanda baca. Serta tanda baca sangat penting untuk membangun karakter penulisnya.  Berikut ini tanda bahasa yang sudah disesuaikan dengan Ejaan Yang Disempurnakan. Tanda (.) yang dipergunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat. Tanda koma (,) yang dipergunakan untuk unsur perincian dan pembilangan. Tanda titik dua (:) yang dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. Tanda penghubung (-) yang digunakan untuk menyambung kata unsur ulang. Tanda Pisah (–, —) yang digunakan untuk menyisipkan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus. Tanda elips (…) dipergunakan untuk kalimat yang terputus-putus. Tanda Tanya (?) yang digunakan untuk tanda akhir tanya. Tanda seru (!) dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan dan emosi yang sangat kuat. Tanda kurung ((…)) digunakan untuk mengapit keterangan dan penjelasan. Tanda petik (“…”) digunakan untuk mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah. Tanda petik tunggal (‘…’) untuk mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain. Tanda garing miring (/) di pakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.


Senin, 30 September 2013

Ragam Bahasa

RAGAM BAHASA




Ragam menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah Varian. Ragam bahasa Indonesia adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Ragam bahasa dianggap sebagai ragam sangat baik yang biasa digunakan untuk kalangan pelajar dalam menulis karya ilmiah, surat. Adapun  bahasa Indonesia dikenal dengan kosa kata baku dan kosa kata ragam baku. Kosa kata baku memiliki ciri kaidah bahasa Indonesia ragam baku, yang biasa dijadikan tolak ukur ditetapkan berdasarkan kesepakatan penutur bahasa Indonesia, bukan otoritas lembaga atau instansi dalam menggunakan bahasa Indonesia ragam baku. Ragam bahasa yang digunakan dalam lingkungan agama berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan kedokteran, hukum dan pers. Bahasa yang digunakan dalam lingkungan politik, berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan ekonomi/perdagangan, olah raga, seni dan teknologi. 

Sabtu, 28 September 2013

Fungsi Bahasa Indonesia

FUNGSI BAHASA INDONESIA

Dalam literatur bahasa, dirumuskannya fungsi bahasa secara umum bagi setiap orang. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri. Serta mampu mengungkapkan gambaran, maksud , gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran. Ada dua unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu agar menarik perhatian orang lain terhadap diri dan keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.
Bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai alat komunikasi. bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama. Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi, berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum. Selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi, manusia memakai dua cara berkomunikasi, yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat/media bahsa (lisan dan tulis), sedangkan berkomunikasi cesara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka simbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas, sirene setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa manusia.

Kemudian sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial. Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman- teman dan menggunakan bahasa standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa memudahkan seseorang untuk berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa.

Peranan Bahasa Indonesia

PERANAN BAHASA INDONESIA



Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa Indonesia yang dipergunakan sebagai alat berkomunikasi serta alat untuk mengekspresikan diri. Oleh karena itu, keberadaan Bahasa Indonesia sangatlah penting bagi masyarakat sebagai bahasa yang menunjang aktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Maka Bahasa Indonesia dapat mempermudah kita dalam mengembangkan kita dalam mengembangkan dan menginformasikan kebudayaan, mempercepat kemajuan proses pendidikan, dan sebagai penghubung antar suku, kesatuan sebagai Bangsa Indonesia. Dalam hal ini, banyak yang menganggap bahwa bahasa tidak perlu dipelajari karena bahasa itu mudah. Padahal yang mudah adalah bahasa ragam santai, bahasa yang sering dipergunakan sehari-hari. Kemudahan itu tidak tampak pada bahasa resmi. Ketika kita dihadapkan pada situasi ragam resmi dan harus menggunakan Bahasa Indonesia resmi barulah akan merasakan ketidakmudahan. Tidak dipungkiri mayoritas masyarakat daerah menggunakan bahasa daerah, bahasa pertama. Bahasa yang sering ditemui dalam lingkup lingkungan sekitar atau keluarga. Sedangkan lingkungan sekolah dan lingkup luar daerah penggunaan bahasa Indonesia lebih dominan, bahkan menjadi syarat mutlak untuk komunikasi antar suku yang berbeda.